Beberapa Fungsi Manajemen Keuangan

Fungsi manajemen Keuangan - Prinsip manajemen keuangan perusahaan menuntut didalam upaya mendapatkan dana harus berdasarkan kepada pertimbangan efektifitas dan efisien. Dengan begitu, manajemen keuangan tidak lain tidak bukan merupakan manajemen dalam kaitannya untuk fungsi pembelanjaan.

Dalam menjalankan fungsi pendanaan (financing), manajemen keuangan harus terus mencari berbagai alternatif sumber pendanaan untuk kemudian dianalisis, dan dari hasil analisis tersebut menghasilkan keputusan alternatif sumber pendanaan ataupun kombinasi kombinasi sumber dana yang mana yang nantinya akan dipilih. Dengan demikian manajemen keuangan pun harus mengambil sebuah keputusan pendanaan (financing decision).

Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan

Fungsi Manajemen Keuangan

Menurut Bambang Riyanto [2001:6] menyatakan didalam bukunya yang berjudul 'Dasar Dasar Pembelanjaan Perusahaan' pada dasarnya manajemen keuangan memiliki fungsi yang terdiri dari :
  1. Fungsi Penggunaan atau Pengalokasian Dana dimana dalam pelaksanaannya manajemen keuangan harus mengambil sebuah keputusan investasi ataupun pemilihan alternatif investasi
  2. Fungsi Perolehan Dana yang juga sering disebut sebagai fungsi mencari sumber pendanaan dimana dalam pelaksanaannya manajemen keuangan harus mengambil sebuah keputusan pendanaan atau pemilihan alternatif pendanaan (financing decision).
Dua Fungsi Manajemen Keuangan tersebut sudah umum dibahas didalam dunia manajemen keuangan

Bagaimana Manajemen Keuangan Memperoleh Dana ?


Untuk menjalankan aktivitas perusahaan, Manajemen Keuangan harus bisa menentukan berapa jumlah dana tersedia serta bisa menentukan darimana saja sumber dana itu didapat. Suapay bisa menajalnakan aktivitas perusahaan, secara general sumber dana bisa didapat dari dua sumber, yaitu internal perusahaan (sumber dana internal) dan eksternal perusahaan (sumber dana dari luar perusahaan)

Sumber dana yang berasal dari internal perusahaan merupakan dana yang dihasilkan atau dibentuk sendiri oleh perusahaan tersebut. Sumber dana yang berasal dari internal perusahaan terdiri atas berbagai sumber, diantaranya : Laba ditahan (retained earning), Penyusutan, Saham pemilik dan yang lainnya

Sedangkan dana yang bersumber dari eksternal atau dari luar perusahaan umumnya terbagi atas dua kelompok, yaitu sumber dana jangka pendek dan sumber dana jangka panjang. Sumber dana jangka pendek yang bisa diperoleh antara lain dari kredit usaha atau kredit dagang, kredit dari bank, surat berharga dan yang lainnya. Sedangkan dana yang bersumber dari dana jangka panjang bisa diperoleh dari berbagai sumber, semisal diantaranya:
  • Pinjaman Obligasi - pinjaman dalam jangka waktu yang lama, diaman pihak debitor mengeluarkan surat pengakuan utang yang memiliki nilai nominal tertentu. 
  • Pinjaman Hipotik - yaitu pinjaman dalam tempo jangka waktu yang panjang, diaman pihak kreditor diberi hak hipotik terhadap suatu barang yang tidak bergerak, dan jika pihak debitor tidak dapat memenuhi kewajiban maka barang tersebut bisa dijual dan hasil dari penjualan barang tersbut bisa menutupi kewajibannya.

Bagaimana Manajemen Keuangan Menggunakan Dana


Dana adalah suatu alat yang begitu sangat diperlukan oleh perusahaan didalam upayanya menjalankan aktivitas sehari hari. Perusahaan yang mengalami kekurangan akan dana tentunya akan lebih sulit untuk berkembang. Dalam upaya  menghindar dari hal hal yang tidak diinginkan, Manajemen Keuangan harus bisa merencanakan penggunaan atas dana yang di peroleh dengan sebaik baiknya serta semaksimal mungkin manfaatnya
.
Dana yang diperoleh perusahaan bisa di investasikan kedalam aset tetap ataupun kedalam aktiva lancar. Manajemen Keuangan perusahaan yang berinvestasi didalam aktiva tetap, mengharapkan dan yang sudah diinvestasikan pada aktiva tetap tersebut memilki hasil dalam rentang waktu lebih satu periode atau satu tahun, sedangkan dana yang ditanam pada aktiva lancar, diharapkan bisa kembali dalam rentang jangka waktu yang pendek, kurang dari satu tahun buku.

Dalam mempergunakan dana perusahaan, manajer keuangan patut memperhatikan sumber dana itu dari mana diperoleh. Jika perusahaan mempergunakan dana yang diperoleh untuk di investasikan dalam bentuk aktiva tetap, maka perusahaan harusnya memilih sumber pendanaan yang berjangka waktu lama atau jangka panjang. Pun sebaliknya jika dana yang diperoleh diinvestasikan kedalam bentuk aktiva lancar, maka sebaiknya perusahaan memilih sumber pendanaan yang bersifat jangka pendek.



Comments

  1. terima kasih mas, cukup membantu tugas,, ijin kopas ya buat tugas saya
    trims :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Thanks for coming, kritik dan sarannya kami tunggu, berkomentarlah dengan sopan | Mohon maaf apabila komentar atau pertanyaan yang tidak terjawab karena keterbatasan waktu dan ilmu | Jika artikel ini bermanfaat, silahkan dishare