Aktiva Lancar atau Aset Lancar (Current Assets)

Aset Lancar
Aktiva Lancar

Pengertian Aktiva Lancar

Pengertian aktiva lancar adalah uang tunai atau kas dan aset kekayaan lainnya yang diharapkan bisa dikonversi menjadi kas maupun dijual/dikonsumsi habis dalam waktu tidak lebih dari satu tahun buku.

Kriteria Aset Lancar

Berdasarkan PSAK yang kita anut, aset lancar memiliki kriteria kriteria sebagai berikut:

1. Entitas usaha mengharapkan untuk menggunakan atau mengeluarkan (menjual) aktiva dalam kurun siklus normal kurang dari satu tahun buku.

Contoh piutang usaha yang jatuh tempo pembayarannya kurang dari satu tahun buku.

Contoh yang lain lagi adalah meja kursi, adalah aset lancar bagi perusahaan mebel, karena merupakan persediaan yang akan dijual tetapi jika dimiliki bukan perusahaan mebel misal perusahaan manufaktur meja kursi akan dicatat sebagai aset tetap (peralatan) karena perusahaan tersebut tidak memiliki tujuan untuk menjual meja kursi, hanya digunakan sebagai peraltan untuk mendukung operasi perusahaan.

2. Entitas usaha mempunyai aktiva yang ditujukan untuk diperdagangkan.

3. Entitas usaha akan merealisasikan aktiva dalam rentang waktu periode satu tahun buku (12 bulan) setelah laporan. 

Misalnya piutang karyawan dimana perusahaan akan menerima pembayarannya dalam tempo satu tahun buku setelah periode pelaporan.

4. Kas (cash) atau setara kas kecuali yang dibatasi sehingga tidak bisa digunakan membayar kewajiban paling tidak satu tahun buku. 

Setara kas adalah investasi oleh perusahaan yang bersifat jangka pendek dan likuid.

Untuk dijadikan uang kas sangat mudah dan cepat dengan nominal yang bisa ditentukan dan resiko perubahan nilainya sangat tidak signifikan.
Aset Lancar
Aktiva Lancar

Berdasarkan kriteria tersebut, berikut contoh yang termasuk dalam aktiva lancar adalah :

#1. Kas dan Setara Kas 

Kas ini bisa dibilang aktiva lancar yang paling lancar.

Kas atau setara kas ini sebenarnya simpel, sesuatu apapun yang bisa ditabungkan di Bank serta bisa dengan mudah ditarik/diambil setiap saat (sewaktu waktu) dalam bentuk kas itu dianggap Cash/kas.

Contohnya: uang, check (belum ditarik/diuangkan) juga uang kas yang ada disimpan di bank. tetapi, sertifikat depisito tidak termasuk dalam kas karena adanya pembatasan waktu dalam penarikan.

Agar sebuah account bisa disebut aset lancar, kas wajib ada/tersedia untuk segera digunakan.

Kas yang disimpan yang bertujuan untuk tidak digunakan dalam periode atau dibatasi penggunaannya dalam siklus normal operasi perusahaan tidak disebut aset lancar.

Yang diklasifiksikan "setara kas" ialah investasi jangka pendek perusahaan yang sifatnya likuid, siap dikonversikan dalam bentuk kas dengan nilai yang bisa diukur pasti, juga mendekati jatuh tempo (umumnya tempo pencairan paling lama 3 bulan) perubahan suku bunga tidak mengubah nilainya secara signifikan contohnya reksadana pasar uang.

Dalam pengertian akuntansi, kas adalah sebutan untuk account yang sifatnya paling likuid (lancar).

#2. Investasi Jangka Pendek yang Diperdagangkan

Investasi yang ditujukan dijual kembali dalam jangka waktu yang pendek untuk mendapatkan gain atau keuntungan. investasi ini juga merupakan aset lancar.

Contohnya efek sekuritas, aset deriative yang dibeli dengan maksud untuk dijual kembali.

#3. Piutang Dagang | Accounts Receivable

Piutang adalah tagihan kepada seseorang atau badan usaha yang muncul karena operasi normal entitas usaha.

Contoh piutang adalah piutang pada perusahaan rekanan (afiliasi) piutang pada pelanggan dll.

Apabila nanti ada penurunan nilai piutang karena return penjualan, piutang yang tidak bisa ditagih maupun diskon, harus dicantumkan dan dijelaskan dengan rinci didalam penjelasan laporan keuangan perusahaan.

#4. Persediaan | Inventory

Persediaan merupakan aktiva yang tersimpan, baik untuk dijual (misal persediaan barang dagang) maupun untuk digunakan oleh entitas itu sendiri (misal bahan baku) dalam rentang waktu operasi normal entitas usaha.

Penentuan nilai persediaan perusahaan ini bisa menggunakan metode FIFA dan metode weighted average cost (rata rata tertimbang) dan dicantumkan dalam penjelasan laporan keuangan perusahaan.

#5. Beban Dibayar Dimuka | Prepaid Expenses

Beban dibayar dimuka juga merupakan aktiva lancar, beban dibayar dimuka merupakan aset yang diperoleh karena adanya pembayaran yang manfaat dan pemakaian ekonominya tidak habis dipakai dalam satu periode.

Contohnya sewa gedung yang dibayar dahulu dimuka, pembayaran asuransi dimuka.


Comments